Archive for August 8th, 2006

08
Aug

DOA KHUMAYL

DOA KHUMAYL (ALI BIN ABITALIB)

Dengan Nama Allah yang maha pengasih lagi penyayang

Ya Allah aku bermohon padamu dengan rahmatMu yang meliputi segala sesuatu

Dengan kekuatanMu yang dengannya Engkau taklukkan segala sesuatu

Dan yang dengannya merunduk segala sesuatu

Dan yang dengannya merendah segala sesuatu

Dan dengan keagunganMU yang mengalahkan segala sesuatu

Dan dengan kemuliaanMu yang tak tertahankan oleh segala sesuatu

Dan dengan kebesaranMU yang memenuhi segala sesuatu

Dan dengan kekuasaanMU yang mengatasi segala sesuatu

Dan dengan wajahMU yang kekal setelah fana segala sesuatu

Dan dengan asmaMU yang memenuhi tonggak segala sesuatu

Dan dengan ilmuMU yang mencakup segala sesuatu

Dan dengan cahaya WajahMU yang menyinari segala sesuatu

Wahai Nur, wahai yang maha suci

Wahai yang awal dari segala awal, dan yang akhir dari segala yang akhir

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang meruntuhkan penjagaan

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang mendatangkan bencana

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang merusak nikmat

Ya Allah ampunilah dosa-dosaku yang menurunkan bencana

Ya Allah ampunilah segala dosa yang telah kulakukan

Dan segala kejahatan yang telah kukerjakan

Ya Allah, aku datang menghampiriMU dengan Zikir (kepadaMU)

Kumohon pertolonganMU dengan diriMU

Aku bermohon kepadamu dengan kemurahanMu agar Kau dekatkan daku ke haribaanMU

Sempatkan daku untuk bersyukur kepadaMU

Bimbinglah daku untuk selalu mengingatMU

Ya Allah, aku bermohon kepadaMU dengan permohonan hamba

Yang rendah, hina dan ketakutan

Agar Engkau maafkan daku, sangi saku

Dan jadikan daku rela dan puas akan pemberianMU

Dan dalam segala keadaan tunduk dan patuh (KepadaMu)

Ya Allah , aku memohon kepadamu dengan permohonan orang yang berat keperluannya

Dan ketika kesulitan menyampaikan hajatnya kepadaMU

Yang besar dambaannya untuk meraih apa yang ada disisiMU

Ya Allah, maha besar kekuasaanMU, selalu berlaku kodratMU

Tak mungkin lari dari pemerintahanMU

Ya Allah, tiada kudapat pengampunan bagi dosaku

Tiada penutup bagi kejelekanku

Dan tiada yang dapat menggantikan amalku yang jelek dengan kebaikan

Melainkan Engkau, tiada tuhan selain Engkau maha suci Engkau dengan segala pujiMU

Telah aku aniaya diriku

Dan telah benai aku melanggar, karena kebodohanku

Telah kusandarkan diri pada ingatan dan

karuniaMU yang berkekalan atasku

Ya Allah pelindungku, betapa banyak kejelekanku yang Kau tutupi

Betapa banyak malapetaka yang telah kau hindarkan

Betapa banyak rintangan yang telah Kau singkirkan

Betapa banyak bencana yang telah Kau tolakkan

Betapa banyak pujian baik yang tak layak bagiku telah Kau sebarkan

Ya Allah, besar sudah bencanaku

Berlebihan sudah kejelekan keadaanku

Rendah benar amal-amalku berat benar belenggu (kemalasan)ku

Angan-angan panjang telah menahan manfaat dariku

Dunia telah memperdayaku dengan tipuannya

Dan diriku (telah terperdaya) karena ulahnya dan karena kelalaianku

Wahai junjunganku, kumohon kepadaMU dengan kemualiaanMU jangan menghijab dariMU doaku

Kejelekan amal dan perangaiku

Jangan Kau ungkap rahasiaku yang tersembunyi yang Kau ketahui

Jangan Kau segerakan siksa atas perbuatanku dalam kesendirianku

Dari jeleknya perbuatanku dan kejahatanku

Dan berkekalannya aku dalam dosa dan kebodohanku

Dan banyaknya nafsu dan kelalaianku

Ya Allah, dengan kemuliaanMU, sayangi aku dalam segala keadaan

Dan kasihi aku dalam segala perkara

Illahi, Rabbi, siapalagi bagiku selain Engkau

Yang kumohon agar melepaskan deritaku

Dan memperhatikan urusanku

Illahi, pelindungku, kau tetapkan hukum atasku

Namun disitu aku ikuti hawa nafsuku

Dan tidak waspada terhadap tipuan musuhku

Maka terkecohlah aku lantaran nafsuku

Dan dengan demikian berlakulah qadha(MU)

Ketika kulanggar sebagian batas yang Kau tetapkan bagiku

Dan kubantah sebagian perintahMU

Namun bagiMU segala puji atas semuanya itu

Tiada alasan bagiku (menolak) ketentuan yang Kau tetapkan bagiku

(demikian pula) atas huku dan UjianMU yang menimpaku

Kini aku datang menghadap kepadaMU, ya illahi, setelah semua kekurangan dan pelanggaranku atas diriku

(sambil) menyampaikan pengakuan dan penyesalan dengan ahti yang hancur luluh

Memohon ampun dan berserah diri dengan rendah hati mengakui segala kenistaan

Tiada kutemui tempat melarikan diri, dari apa yang telah berlaku atasku, dan tiada tempat berlindung

Untuk menghadapkan padanya urusanku

Melainkan pada perkenanMU untuk menerima pengakuan kesalahanku

Dan memasukkan daku ke dalam keluasan kasihMU

Ya Allah, terimalah alasan (pengakuan)ku ini

Dan kasihanilah beratnya kepedihanku

Dan bebaskan daku dari kekuatan belengguku

Ya Rabbi, kasihanilah kelemahan tubuhku

Kelembuatan kulitku dan kerapuhan tulangku

Wahai yang mula-mula menciptakanku, menyebut, dan mendidikku

Memperlakukanku dengan baik dan memberiku kehidupan

Berikanlah aku karuniaMU karena Engkau telah mendahuluiku denga kebaikanMU kepadaku

Ya Illahi, Tuhanku, Pemeliharaku, apakah Engkau akan menyiksaku dengan apiMU setelah aku mengESAkanMU

Setelah hatiku tenggelam dalam makrifatMU

Setelah lidahku bergetar menyebutMU

Setelah jantunku terikat dengan CintaMU

Setelah segala ketulusan pengakuanku dan permohonanku seraya bersimpuh pada rubbubiyahMU?

Tidak Engkau terlalu mulia untuk mencampakkan orang uyang Engkau ayomi

Atau menjauhkan orang-orang yang Engkau dekatkan

Atau menyisihkan orang yang Kau naungi

Atau menjatuhkan pada bencana orang yang Engkau cukupi dan sayangi

Aduhai diriku, ya Tuhanku Illahi, Pelindungku

Apakah Engkau akan melemparkan kenerakan wajah wajah yang tunduk rebah karena kebesaranMU

Lidah-lidah yang dengan tulus mebnguscapkan keESAanMU

Dan dengan pujian menyukuri bikmatMU

Kalbu-kalbu yang dengan sepenuh hati mengakui uluhiyahMU

Hati nurani yang dipenuhi ilmu tentang Engkau sehingga bergetar ketakutan

Tubuh-tubuh yang telah biasa tunduk untuk mengabdiMU

Dan dengan merendah memohon ampunanMU

Tidak sedemikian itu persangkaan kami tentangMU

Padahal telah diberitakan kepada kamit tentang keutamaanMU

Wahai pemberi karunia, wahai pemelihara

Engkau mengetahui kelemahanku dalam menanggung sedikit dari bencana dan siksa dunia

Serta kejelekkan yang menimpa penghuninya

Padahal semua bencana dan kejelekkan itu singkat masanya

Sebentar lalunya, pendek usianya

Maka apakah mungkin aku sanggup menanggung bencana akhirat

Dari kejelekan hari akhir yang besar

Bencana yang panjang masanya dan kekal menetapnya

Serta tidak diringankan bagi orang yang menangungnya?

Sebab semuanya terjadi kecuali karena murkaMU

Dan (karena) balasan dan amarahMU

Inilah yang bumi dan langit pun tak sanggup memikulnya

Wahai Tuhanku, bagaimana (mungkin) aku (menanggungnya)

Padahal aku hambaMU yang lemah, rendah, hina,

malang

dan papa

Ya illahi, rabbi, tuanku, pelindungku

Urusan apalagi kiranya yang akan aku adukan padaMU

Mestinya aku menangis, menjerit

Karena kepedihan dan beratnya siksaan

Atau karena lamanya cobaan

Sekiranya Engkau siksa aku beserta musuh-musuhMU

Dan Engkau himpunkan aku bersama penerima bencanaMU

Dan Engkau ceraikan aku dari para kekasih dan kecintaanMU

Oh..seandainya aku, ya Illahi, Tuhanku, Pelindungku, Pemeliharaku

(sekiranya) aku dapat bersabar menanggung siksaMU

mana mungkin aku mampu bersabar berpisah dariMU

dan seandainya aku dapat bersabar menahan panas apiMU?

Manamungkin aku dapat bersabar tidak melihat kemuliaanMU

Manamungkin aku tinggal dineraka padahal harapanku hanyalah maafMU

Demi kemuliaanMU, wahai Tuanku, Pelindungku

Aku bersumpah dengan tulus

Sekiranya Engkau biarkan aku berbicara disana

Ditengah penghuninya aku akann menangis

Tanguisan mereka yang menyimpan harapan

Aku akan menjerit, jertitan meereka yang memohon pertolongan

Aku akan merintih, rintihan orang yang kekurangan

Sungguh aku akan menyeruMU dimanakah Engkau wahai pelindung kaum mukminin

Wahai tujuan harapan kaum arifin

Wahai lindungan kaum yang memohon pelindung

Wahai kekasih kalbu para sekalian alam

Wahai tuhan seru sekalian alam

Mahasuci Engkau ya Illahi, dengan segala ujiMU

Akankah Engkau dengar disana suara hamba muslim yang terpenjara karena keingkarannya

Yang merasakan siksa karena kedurhakaannya

Yang terperosok ke dalamnya karena dosa dan nistanya

Ia merintih kepadaMU dengan mendambakan rahmatMU

Ia menyeruMU dengan lidah ahli tauhidMU

Ia bertawassul kepadaMU dengan rubbubiyahMU

Wahai Pelindungku, bagaimana mungkin ia kekal dalam siksa

Padahal ia berharap pada kebaikanMU yang terdahulu

Manamungkin neraka menyakitinya

Padahal ia mendambakan karunia dan kasihMU

Manamungkin nyalanya membakarnya

Padahal Engkau dengar suaranya dan Engkau lihat tempatnya

Manamungkin jilatan api mengurungnya padahal Engkau mengetahui kelemahannya

Manamungkin ia jatuh bangun di dalamnya

Padahal Engkau mengetahui ketulusannya

Manamungkin zabaniyyah menghempaskannya

Padahal ia memanggilmu ya Rabbi

Manamungkin ia mengharapkan karunia kebebasan daripadanya

Lalu Engkau meninggalkannya disana

Tidak, tidak demikian itu sangkaku kepadaMU

Dan sungguh telah dikenal dari karuniaMU

Tidak seperti itu perlakuankMu terhadap orang-orang yang bertauhid

Melainkan kebaikan dan karunialah (yang kau berikan)

Dengan yakin aku berani berkata kalaulah bukan karena keputusanMU

Untuk menyiksa orang yang mengingkarimu

Dan putusanMU untuk mengekalkan disana orang-orang yang melawanMU

Tentu Engkau jadikan api seluruhnya sejuk dan damai

Tidak akan adalagi disitu tempat tinggal dan menetap bagi siapapun

Tetapi maha kudus asmaMU

Engkau telah bersumpah untuk memenuhi nereka dengan orang-orang kafir

Dari golongan jin dan manusia seluruhnya

Engkau akan mengekalkan disana kaum durhaka

Engkau dengan segala kemuliaan pujiMU, Engkau telah berkata setelah menyebut nikmat yang Engkau berikan

Apakah orang mukmin seperti orang kafir, sungguh tidak sama mereka itu

Illahi, Tuanku

Aku memohon kepadaMU dengan kodrat yang telah engkau tentukan

Dengan qadha yang telah Engkau tetapkan dan putuskan

Dan yang telah Engkau tentukan berlaku pada orang yang dikenal

Ampunilah bagiku di malam ini, saat ini

Dan Engkau sendiri pengawal dibelakang mereka

Menyaksikan apa yang tersembunyi pada mereka

Dengan rahmatMU Engkau sembunyikan kejelekan itu

Dengan karuniaMU Engkau menutupinya

Dan perbanyaklah bagianku pada setiap kebaikan yang Engkau turunkan

Atau setiap karunia yang Kau limpahkan

Atau setiap keberuntungan yang Kau sebarkan

Atau setiap rezeki yang Kau curahkan

Atau setiap dosa yang Kau ampunkan

Atau setiap kesalahan yang Kau sembunyikan

Wahai Tuhanku, wahai yang menciptakanku, wahai yang memeliharaku

Ya Illahi, Tuhanku, Pelindungku, Pemilik Nyawaku

Wahai zat yang ditangannya ubun-ubunku

Wahai yang mengetahui kesengsaraan dan kemalanganku

Wahai yang mengetahui kefakiran dan kepapaanku

Wahai Tuhanku, wahai yang menciptakanku, wahai yang memeliharaku

Aku memohon kepadaMU dengan kebenaran dan kesucianMU

Dengan keagungan sifat dan asmaMU

Jadikanlah waktu malam dan siangku dipenuhi dengan zikir kepadaMU

Dihubungkan dengan kebaktian kepadaMU

Diterima amalku disisiMU

Sehingga jadilah amal dan wiridku seluruhnya wirid yang satu

Dan kekalkanlah selalu keadaanku dalam berbakti kepadaMU

Wahai Tuanku, wahai zat yang kepadaNya aku percayakan diriku

Yang kepadaNya aku adukan keadaanku

Wahai Tuhanku, wahai yang Menciptakanku, wahai yang Memeliharaku

Kokohkan anggota badanku untuk berbakti kepadaMU

Teguhkan tulang-tulangku untuk melaksanakan niatku

Karunikanlah kepadaku kesungguhan untuk bertakwa kepadaMU

Kebiasaan untuk meneruskan bakti kepadaMU

Sehingga aku bergegas menujuMU bersama pendahulu

Dan berlarian ke arahMU bersama orang-orang yang terkemuka

Merindukan dekat kepadaMU bersama orang-orang yang merindukanMU

Jadikah daku dekat kepadaMU, dekatnya orang-orang yang ikhlas

Dan takut kepadaMU, takutnya orang-orang yang yakin

Sekarang aku berkumpul di hadiratMU bersama kaum mukminin

Ya Allah siapa saja yang bermaksud buruk kepadaku, tahanlah dia

Siapa saja yang memperdayakanku, gagalkanlah dia

Jadikan aku hambaMU yang paling baik nasibnya disisiMU

Yang paling dekat kedudukannya denganMU

Yang paling istimewa tempatnya di dekatMU

Sungguh semua ini tidak akan tercapai kecuali dengan karuniaMU

Limpahkan padaku kemurahanMU

Jaga diriu dengan rahmatMU

Gerakkan lidahku untuk selalu berzikir pada MU

Penuhi Hatiku supaya selalu mencintaiMu

Berikan yang terbaik dari IjabahMu

Hapuskan bekas kejatuhanku

Ampunilah ketergelinciranku

Sungguh Engkau telah mewajibkan hamba-hambaMU beribadah kepada MU

Eangkau perintahkan mereka untuk berdoa kepadaMU

Engkau jaminkan kepada mereka Ijabahmu

Karena itu kepadaMU ya Rabi aku hadapkan wajahku

Kepadamu ya Rabi aku ulurkan tanganku

Demi kebesaranMu perkenankan doaku

Sampaikan daku pada cita-citaku

Jangan putuskan harapanku atas karuniaMu

Lindungi aku dari kejahatan Jin dan manusia musuh-mushku

Wahai yang maha cepat ridhanya

Ampunilah orang yang tidak memiliki apapun kecuali doa

Sungguh Engkau melakukan apa yang Engkau kehendaki

Wahai yang asmanya adalah penawar dan yang mengingatnya adalah penyembuh dan yang ketaatan kepadanya adalah kekayaan

Sayangi orang yang modalnya harapan

Dan senjatanya hanya Tangisan

Wahai Penabur karunia

Wahai Penolak Bencana

Wahai Nur yang menerangi mereka yang terhempas dalam kegelapan

Wahai Yang maha tahu tanpa diberitahu

Salawat atas muhammad dan Keluarganya

Lakukan padaku apa yang layak bagimu

Semoga Allah melimpahkan kesejahteraan kepada rasulnya serta para imam yang mulia dari keluarganya dan sampaikan sebanyak-banyaknya salam kepada mereka

08
Aug

TUHAN dan SURGA

Pasti ada alasan mengapa orang sunda, orang papua, orang  jawa, dan kalimantan, atau orang cina, orang maluku masuk surga. Tentu Tuhan tidak akan pernah bermaksud menjadi Tuhan untuk suatu kaum atau umat belaka. Hanya manusia saja yang menganggap dia akan masuk surga hanya lantaran satu keyakinan. Entahlah manusia bisa saja sangat chauvinis untuk sekedar memperlihatkan bahwa mereka mengimani yang dekat dengan kemukjizatannya. Sementara dia tidak pernah berfikir bagaimana hal yang sama juga beroperasi di dibelahan dunia yang tidak dilihatnya. Atau kemukjizatan juga terjadi dan beroperasi pada temannya yang kebetulan tidak seiman dengannya. Atau bagaimana Tuhan beroperasi pada lintasan yang tidak terjamah benaknya sama sekali.

Lalu apa arti iman itu sendiri mungkin kita terlampau egois melihat iman sekedar keyakinan. Meski itu merupakan sebuah candu yang mungkin sangat memabukan. Kita bahkan bernai membunuh demi keyakinan kita sendiri. Atau orang lain atau umat yang lain adalah musuh abadi yang mesti dibasmi, sekedar membenarkan keyakinan.

Kita mungkin heran mengapa keyakinan menjadi sebuah paradoks yang tidak ada habis-habisnya. Tatkala keyakinan nyatanya memang seringkali membelenggu dan bukan membebaskan kita, keyakinan kadang membatasi ketimbang memperluas kecintaan kita pada semesta. Bahkan suatu bangsa mungkin akan menjadi sebuah bangsa pembunuh yang sangat beringas untuk mengingatkan pada kita untuk tidak saling membunuh, betapa menyakitkannya pelajaran dari paradoks-paradoks keyakinan.

Mungkin kita tak perlu untuk mempercayai suatu kepercayaan (religiusless) untuk tidak berbuat keji terhadap sesama.

Mana mungkin Tuhan hanya milik orang cina, bahwa Tuhan hanya menciptakan dan patut disembah orang cina. Atau Tuhan yang beradab adalah Tuhannya orang barat yang dengan “kasihnya” Tuhan telah bekerja untuk membuat dirinya, sukunya, kerabatnya, dan kaumnya menjadi lebih dari pada yang lainnya. Dasarnya apa? Sehingga ketika Robinson Crusoe bertemu dengan sahabatnya yang berkulit hitam legam asli keturunan Negroid yang bertempat di polinesia (papua) langsung saja citra “bukan Tuhan” atau “anti Tuhan” menjadi sebuah kognisi yang menggelikan ketika dia membandingkan Tuhannya yang berkulit putih (*mirip dengan dirinya”) adalah Tuhan terbaik. Sedangkan Tuhan si Hitam legam tersebut tentu saja sangat miris dan kumulatif.

Padangan ini tentu saja sangat sempit, tapi ya…hhh itulah terkadang kita juga hidup dengan kesempitan-kesempitan pandangan-pangangan yang terlalu lugu untuk dikemukakan terkadang menjadi sesuatu yang teramat cerdas untuk dipikirkan secara mendalam.

Kita sibuk mendalami perbedaan namun, enggan melihat cakrawala yang paling memungkinkan kita diciptakan berbeda-beda. Mungkin memang ada sekat budaya, garis keturunan, dan sebagainya namun itu tak pernah menghentikan sebuah rasa empati dari nurani masing-masing bahwa ketika kita memiliki cc otak manusia yang rata-rata volumenya sama, baik orang Negroid kah atau kaukasiankah, arabkah, atau austranegsiakah, atau asiakah. Namun pernahkah terpikir bahwa kita berasal dari sebuah softeware dan hardware yang sama…bahkan nyaris sama..

Bahwa semua manusia didunia ini memiliki keunikan dari susunan kimiawi DNA-nya.. ataupun susunan tulang-belulang belakang dan seluruh organnya, kita semua memiliki jantung, kita semua memiliki, ginjal dan berbagi hal yang pada intinya adalah sama. Dan perasaan persamaan ini tentu lebih atas kesadaran yang murni bahwa kita memang warga negara semesta. Tinggal dan bertengger di belantaranya. Sudah saatnya kita sadar bahwa kita adalah sama.

Apa yang membedakan ”kita” disini. Untuk mendapatkan tiket… sekedar bentuk keyakinan yang sektariankah?? Atau kebajikan yang bernilai universal??? Dan bagaimana menjawab Tuhan yang menciptakan surga yang juga sama universalnya. Sehingga kebajikan pantaslah sebagai kebajikan dan bukan sekedar kebaikan subyektif.

Kebajikan universal tentu saja membuat kita tak memiliki musuh selain diri kita sendiri dan hawa nafsu yang memang sudah ”dipasang” dari awal. Untuk apa…tentu saja untuk membedakan orang yang bisa menangkap dengan jiwa yang jernih dan pikiran yang terbuka.

dany